“Sex Drive Thru” Dalam Satu Rumah Besar bernomor 20X Menyediakan Cinta Kilat (2)
Tidak terlalu sulit menemukan rumah 20X. Awalnya, 20X berada di Jl. SW, tak jauh dari lampu merah di pertigaan besar yang menghubungkan Mangga Besar, Hayam Wuruk dan Mangga Dua. Sekarang pindah di Taman Sari, kawasan Mangga Besar.
Rumah itu berada tak jauh dari jalan besar dan dikelilingi ruko-ruko untuk tokoperkantoran dan tempat hiburan dari kafe sampai diskotek. Kalau siang, suasana di sekitar rumah cinta 20X sangat ramai.
Di waktu malam pun tak kalah ramainya karena aktivitas diskotek, kafe, pub, bar dan penjaja cinta ‘sex on the street’. Belum lagi pedagang makanan-minuman yang membuka outlethingga dini hari.
Sekitar lima mobil parkir di depan rumah. Pelataran parkirnya tidak terlalu lebar, paling-paling hanya muat untuk sepuluh atau dua belas mobil. Dua petugas parkir sudah siap menjaga mobil-mobil tamu yang datang.
Ruangan rumah itu lumayan besar, berukuran tak kurang dari 30 X 30 meter persegi. Ruang tamunya cukup besar, dominan dibanding ruangan lain.
Ruangan tamu dilengkapi meja kursi, TV dan kamar mandi. Seorang wanita paruh baya, yang ternyata Mami, menyambut kami dengan ramah. tidak ada interior khas. Hanya saja suasana bersih dan nyaman. Hawa dingin AC menyebar mendinginkan suasana. Di dinding terpajang beberapa lukisan dan poster.
Baca juga : Paket Threesome Gadis Belia di Blok T
Di atas meja, tertata rapi tumpukan majalah dalam dan luar negeri. Majalah-majalah itu rata-rata berisi foto foto wanita seksi. Memang tidak ada Playboy atau Penthouse. Kebanyakan berisi gambar wanita seksi dalam pose seksi dan menantang.
Ada juga beberapa majalah dan tabloid lokal. TV 24 inci merelay program program stasiun tv dalam negeri. Ada tiga pria di ruang tamu selain kami.Selang beberapa lama, ketiganya keluar diikuti tiga gadis yang memang seksi-seksi menguntit di belakang.
Kami acuh tak acuh membiarkan mereka melintasi ruang tamu. Rudy dan Andre malah bercakap dengan nyonya rumah, Mami Tety. Tampaknya, Rudy dan Andre termasuk familiar di rumah cinta bercat putih. Mami Tety menyindirnya lama tak datang, lalu dengan bahasa lembutnya, menyebutkan beberapa koleksi baru.
“Masih muda-muda dan cantik. Pokoknya dijamin oke,” ujarnya. Aduh, seperti barang saja, pikir saya tak habis mengerti. Benar juga! Tak lama setelah itu, Mami Tety datang dengan membawa lima wanita.
Mereka langsung disuruh duduk berjajar di kursi berwarna biru tua. Mam Tety kemudian menyebutkan nama mereka satu per satu. Kelima wanita yang diperkenalkan itu masing-masing bernama Karin, Ana, Indah, Sonya dan Besty, itu mempunyai wajah yang di atas rata-rata.
Karin dan Sonya, malah masuk katagori cantik. Keduanya punya sexappeal yang relatif menonjol dibanding Indah, Ana dan Besty. Menurut Mam Tety, mereka masuk Top Tendi 20X. “Ini koleksi terbaik lho. Khusus untuk tamu spesial saja,” tandas Mam Tety. Dapat diartikan, itu kalimat yang jadi label untuk laki-laki pemburu nafsu setan.
Tapi menurut Andre, wanita-wanita itu memang baru. Melihat Karin dan Sonya, Andre mengatakan, tampaknya mereka memang koleksi terbaru. “Boleh juga koleksi Mami,” puji Andre, gombal. Padahal, hampir semua Mami akan selalu memuji anak-anak didiknya, tanpa terkecuali.
Gadis-gadis itu tersenyum genit mendengar pujian gombal itu. Mereka mengenakan pakaian layaknya busana wanita yang biasa kelayapan di diskotek atau kafe. Busana seksi dengan dandanan sedikit mencolok.
Baca juga : Menikmati Massage Toples Ala ABG Danau Sunter










0 komentar:
Posting Komentar