Minggu, 19 Maret 2017

Nightlife’s Di Jakarta Underground

Nightlife’s Di Jakarta Underground



Kehidupan Dunia Malam - Hiburan malam Jakarta tidak lah begitu gelap gempita seperti dahulu lagi, di karenakan telah banyak perubahan yang terjadi di Jakarta, banyak penertiban yang terjadi dan semakin ketat nya peraturan peraturan dari pemerintahan untuk Jakarta Underground.


Jika kamu sedang berkunjung ke Jakarta dan ingin mencari hotel yang dekat dengan tempat hiburan malam nya, kamu bisa mencoba hotel dekat Plaza Indonesia: Pullman Thamrin, Shangri La, Mulia, Mandarin Oriental, Grand Hyatt, dan Kempinski, beberapa dari hotel yang di sebutkan bahkan memiliki bars yang cukup hidup. Jika kamu ingin mencari hotel yang lebih tidak mengoyak kantong, bisa mencoba Holiday Inn Thamrin, All Season Gajah Mada, Novotel Gajah Mada, Mercure Sabang, atau All Season Thamrin.

Saat ini Jakarta sudah semakin berkembang, dan sisi unik jakarta seperti tempat dugem Stadium sudah menghilang tepat sebulan sebelum pemilihan presiden. Dan belum ada tempat yang sanggup menggantikan Stadium. Tempat seperti Illigals sering mengadakan acara dengan mengundang DJ yang dulu di Stadium, namun rasanya masih kurang. Illigals sangat jarang di penuhi sesak pecinta dunia malam dan selalu tutup cepat.


Colosseum adalah salah satu tempat yang lumayan dan boleh untuk di kunjungi untuk mencari hiburan dunia malam, meskipun sebagian besar pengunjung di tempat ini adalah pria, yang hanya duduk di meja nya di temani oleh escort dari Alexis. Dimana membuat tempat ini semakin malam akan semakin membosankan karena tidak ada nya wanita pecinta dunia malam yang memenuhi klub malam ini.


Jika kamu mencari tempat hiburan malam yang bisa di tongkrongin sampai pagi, kamu boleh mencoba ke Mille’s, namun di tempat dugem ini di penuhi oleh pemakai obat dan pecinta clubbing kelas berat. Jika kamu tidak tertarik dengan obat dan hanya mencari tempat club untuk duduk minum bir, maka tempat ini akan sangat cepat membosan kan untuk mu.


Jika kamu berkunjung dengan kawan kawan, maka KTV Golden Crown atau Lantai 5 Kelapa Gading bisa di gunakan sebagai klub kecil. Selain dari Stadium, Redsquare dan Millenium yang sudah di tutup, tidak banyak lagi tempat hiburan dunia malam yang muncul. Hanya Blowfish’s yang sukses dalam renovasi nya dan sekarang ini mungkin menjadi tempat dugem dunia malam yang terbaik di Jakarta saat ini.

Daerah konsentrasi hiburan dunia malam di Jakarta adalah di daerah SCBD, tidak jauh dari Pasific Place. Disana ada Emprica, Potato Head Garage, Lucy in The Sky, dan Fable. Masing masing tempat hiburan malam ini menarik kalangan pengunjung tertentu. 

Emprica lebih banyak di datangi oleh suku Chinese di Jakarta (No-SARA), Potato Head Garage banyak di kunjungi oleh eksekutif muda, Lucy in The Sky dikunjungi oleh para pelajar, sedang kan Fable di dominasi oleh pelajar di sekolah International. Tempat Hiburan Dunia Malam ini biasa nya akan sepi di hari biasa, terkecuali ada event, jika kamu mencari keramaian maka datang lah di akhir pekan.

Saat ini hampir semua tempat dugem di Jakarta sudah tidak memiliki genre musik nya tersendiri, lebih banyak hanya mengikuti arah trend yang populer saat ini, ada beberapa tempat yang masih mempertahan kan genre musik tersendiri seperti 365, Skye, Cloud dan Safe House. Kebanyakan musik klub malam saat ini sangat membosan kan dan tidak ada identitas tertentu yang menggambarkan klub tersebut. 

Setiap minggu nya mendengarkan musik yang sama tentu akan membuat kamu semakin bosan dan ingin mencari suasana baru. DJ bahkan seperti tidak ada kreativitas, setiap malam nya hanya memainkan musik yang sama dan sama. 

Padahal sebenar nya jika mau, di internet sangat banyak referensi yang bisa di jadikan musik baru oleh DJ DJ Dunia Malam tersebut. Kesempatan terbaik kamu untuk bisa mendengarkan musik yang bagus adalah menunggu ada nya DJ International yang di undang untuk tampil. Seperti di Dragonfly, Illigals, Equinox X2 dan Blowfish setiap minggu nya.


Jakarta juga saat ini sudah menjadi salah satu dunia malam termahal di Asia, kamu minimal harus merogoh kocek sekitar IDR 2.000.000 hanya untuk biaya masuk ke dalam klub (minimal charge untuk table dll..) Jika kamu sedang ingin ditemani atau mencari tempat pijat plus plus, maka akan menghabiskan lebih banyak lagi.


X2 adalah salah satu hiburan dunia malam yang menarik expat, dahulu tempat dugem ini biasanya akan tampak 20 – 30 orang bule di akhir pekan, namun saat ini malah lebih banyak bule yang memenuhi tempat ini. Sama hal nya juga dengan Immigrant dan Dragonfly. 

Sebagian Turis masih menganggap Jakarta adalah kota dunia malam 24 jam, namun saat ini mungkin mereka sudah salah, selain tempat klub malam dan tempat hiburan dunia malam yang lebih ekstrim di Jakarta Utara dan Jakarta Barat, kamu mungkin sudah akan berada di Rumah atau Hotel pada jam 5 pagi. Salah satu Jakarta telah menjadi kota yang semakin maju.



Salam

0 komentar:

Posting Komentar