“Melrose Place” Hadir di Metro-City, Jakarta
Sebuah hunian ala Melrose Place hadir dimetro-city, Jakarta. Sewanya, Rp 2 juta sebulan. Pria wanita berbaur jadi satu. Dari wanita malam, GM sampai wanita simpanan. Seks bebas dan obat-obatan menjadi menu sehari-hari.Beberapa diantaranya jadi model dan bintang sinetron.
Sebenarnya, kami tak sengaja harus berkunjung ke Apartemen Mawar, sebut saja begitu, tempat hunian gaya hotel dan tempat kost di bilangan Mangga Dua, daerah hunian dan perdagangan di metropolitan Jakarta.
Levy, seorang model baru yang wajahnya menghiasi beberapa tabloid dan majalah hiburan, mengundang kami ke ‘apartemen’nya tersebut. “Nanti saya kenalkan beberapa teman. Cantik-cantik,” katanya setengah bergurau. Levy memang gampang akrab.
Sebagai pendatang baru di dunia ‘keartisan’, gadis berusia 20 tahun berasal dari Semarang ini cukup ramah dan agresif. la mudah diajak berbincang, makan dan ke diskotek. Selama tak bentrok dengan kegiatan yang lain. Entah, apakah ia mudah akrab karena dengan wartawan atau pergi dengan orang lain. Tapi undangan makan malam seorang wanita cantik macam Levy jelas tak kami lewatkan.
Mini Melrose Place.
Apartemen Mawar itu terletak di jalan SM di kawasan dan perdagangan Mangga Dua. Bangunan tersebut kiranya cukup mewah dengan pagar tinggi dan pintu gerbang mentereng. Sebutan mini Melrose Place tampaknya cukup pantas. Pintu masuk dijaga dua sekuriti. Memasuki halaman depan, kami melihat sekitar 20 mobil diparkir rapi. Dari jenis BMW sampai Kijang Baru. Tak ada papan nama.
Orang sekitar dan penghuni mini-MP itu menyebutnya
sebagai apartemen SM. Di ruang jaga sekuriti, tertulis papan peraturan bagi penghuni dan tamu. Salah satunya, tamu dilarang berkunjung di atas pukul 00.00 WIB. “Ala, nggak berlaku. Cuek aja,” sergah Levy yang menjemput di bawah begitu kami menghubunginya per telepon.
Kami melewati deretan kamar-kamar layaknya di hotel. Masing-masing kamar, tertulis nomor di pintu berwarna biru muda.
Dinding serba putih. Di samping pintu di lorong selebar 25 meter itu, masing-masing tertata meja-kursi. Kala itu jam sudah menunjuk pukul 20.00 WIB. Di meja-kursi itu tampak beberapa pasang pria-wanita asyik bercengkrama.
Beberapa wanitanya hanya mengenakan celana pendek dengan T-shirt. Ada juga yang mengenakan T-shirt terusan tipis. Sebelum sampai di tangga, terdapat sebuah taman mini yang berisi aquarium besar lengkap dengan meja kursi. Tak jauh dari aquarium, terdapat kantin. Beberapa pria bermata sipit duduk meja kursi itu.










0 komentar:
Posting Komentar